tips rumah bersih

Tips Agar Rumah Sehat Untuk Penghuninya

Semuanya pasti setuju dengan semboyan “Men sana in corpore sano” yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti “Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Banyak yang beranggapan jika kesehatan tubuh tergantung dari makanan yang dikonsumsi dan olahraga yang terarut. Padahal bukan hanya itu saja.

Tubuh yang sehat juga dipengaruhi oleh hunian atau rumah sehat. Pasalnya rumah yang sehat berbanding lurus dengan kualitas kesehatan para penghuninya. Artinya tanpa menjaga kebersihan rumah, rasa-rasanya para penghuninya akan sulit untuk punya kesehatan yang baik.

Jika memang faktanya semacam itu, lalu apa upaya yang harus dilakukan agar rumah sehat untuk para penghuninya?

Hindari Penggunaan Material Berbahaya
Penggunaan material yang tidak bijaksana ternyata bisa menjauhkan rumah Anda dari kategori rumah sehat. Pasalnya ada cukup banyak material yang mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk kesehatan manusia.

Nah, beberapa contoh bahan bangunan yang berpotensi membahayakan adalah asbes ataupun plafon. Selain itu, ternyata semua bahan bangunan yang menggunakan material PVC juga dikatakan cukup berbahaya. Pasalnya material PVC bisa menghasilkan gas yang bisa memicu berbagai jenis penyakit, misalnya kanker.

Beberapa cat sintetik dan thinner ternyata juga berbahaya untuk kesehatan para penghuni rumah. Sayangnya berbagai material yang disebutkan di atas tadi kini cukup banyak dipilih oleh masyarakat di Indonesia.

Ventilasi Dan Sirkulasi Udara Yang Baik
Untuk membuat rumah sehat, ventilasi dan sirkulasi udara harus diatur sebaik mungkin. Pasalnya rumah dengan ventilasi atau sirkulasi udara yang tidak baik rata-rata akan terasa pengap dan lembab. Selain bisa menjadi markas utama kuman dan bakteri, juga memiliki kualitas udara yang tidak sehat.

Ukuran ventilasi udara dikatakan baik paling tidak sebesar 10% dari total luas lantai pada masing-masing ruangan. Ingat juga untuk selalu membuka jendela dan ventilasi lainnya di pagi hari. Tujuannya agar udara dan cahaya matahari pagi yang sehat bisa masuk ke dalam rumah.

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Sampah rumah tangga termasuk jenis sampah yang paling banyak dihasilkan setiap harinya. Sampah rumah tangga yang semakin menumpuk dan tidak segera dibuang tentunya memiliki dampak yang tidak baik untuk para penghuninya.

Untuk membuat rumah sehat harus memiliki strategi yang tepat dalam hal mengurusi permasalahan sampah rumah tangga ini. Dalam hal ini ada beberapa tips yang bisa Anda aplikasikan, diantaranya adalah:

  1. Kelola Sampah Menjadi 3 BagianSetiap rumah sebaiknya menyediakan tiga karung berukuran besar untuk menampung sampah rumah tangga. Karung pertama untuk sampah sisa makanan. Karung kedua untuk sampah plastik. Dan karung ketiga untuk sampah kertas.
  2. Mengganti Tempat Sampah Rumah TanggaUsahakan untuk tidak ada lagi tempat sampah di dalam rumah. Yang ada hanyalah karung-karung sampah yang berukuran besar. Selain bisa menampung sampah lebih banyak, hal ini bisa memudahkan Anda saat mengangkutnya ke Bank sampah. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan ember untuk menampung sampah organik.
  3. Manfaatkan Bank SampahPengelolaan sampah dengan metode bank sampah seperti ini rata-rata sudah ada di setiap RT atau RW.Artinya Anda tidak lagi dipusingkan harus kemana membuang sampah rumah tangga. Dan sebaiknya setorlah karung sampah 2 minggu sekali.
  4. Pastikan Botol Yang Dibuang Dalam Keadaan KeringKenapa? Air dalam botol hanya akan menimbulkan efek becek dan kotor. Hal ini juga bisa menjadi penyebab bau busuk di sekitar rumah Anda. Oleh sebab itu segera buang air di dalam botol jika masih ada yang tersisa.
  5. Buang Sampah Di Sore Hari
    Sampah yang ada di dapur umumnya lebih cepat membusuk dan bau. Jika sampah bertahan sampai malam hari, akan mengundang kecoa dan hewan jenis lainnya. Oleh sebab itu ada baiknya untuk membuang sampah tersebut pada sore hari.dapur bersih
  6. Tempat Sampah Sebaiknya Dalam Keadaan TertutupTempat sampah yang tertutup akan membuat bau tidak sedap dari sampah tidak akan menyebar ke luar ruangan.

Air Bersih Dan Sanitasi Lingkungan
Agar rumah sehat harus ditunjang dengan sumber air yang bersih. Untuk itu penting untuk memperhatikan kualitas air yang ada di dalam rumah. Tujuannya agar air di dalam rumah tetap sehat dan tidak kotor.

Selain itu, sanitasi air juga tak kalah pentingnya. Usahakan untuk selalu merawat selokan yang menjadi jalur pembuangan air di rumah. Tujuannya agar air di rumah mengalir dengan lancar tanpa ada gangguan. Terlebih lagi pada saat musim hujan. Apalagi genangan air merupakan sarang nyamuk yang bisa menjadi sumber penyakit.

Rumah Bebas Dari Jamur
Jamur bisa dikatakan sebagai salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh banyak orang. Jamur diam-diam mengendap di dalam rumah. Lalu dengan cepat menyerang dinding, langit-langit, hingga ke lemari. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

1. Periksa Saluran Pipa
Penting untuk mengecek saluran pipa yang ada di sepanjang dinding rumah. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah ada kebocoran pada saluran pipa ataukah tidak. Pasalnya jika pipa bocor, maka air kan merembes ke dinding di sekitar pipa dan menjadikan dinding lembab. Dan lambat laun akan menjadi sarang jamur.

2. Buka Tirai Secara Teratur
Penting untuk selalu membuka tirai di rumah Anda. Sebab jika tirai jarang dibuka akan membuat ruangan menjadi lembab dan dindingnya pun akan mudah berjamur.

3. Gunakan Cairan Anti Jamur Atau Fungisida
Nah, langkah ketiga ini bisa diambil jika Anda sudah mendapati bagian rumah Anda sudah ditumbuhi jamur.

4. Gunakan Cairan Cuka Dan Air
Cara keempat ini bisa Anda ambil apabila cairan anti jamur masih belum mampu mengusir jamur. Campuran cuka dan air dikenal cukup ampuh sebagai bahan alami pembasmi jamur.

5. Pengecatan Ulang
Untuk langkah ke lima ini bisa Anda ambil pada saat langkah keempat juga tidak bisa maksimal. Selain membersihkan jamur, pengecetan ulang juga bisa sekaligus mempercantik rumah Anda.

Membuat Taman Rumah
Selain untuk mempercantik rumah, keberadaan taman rumah sekaligus bisa dijadikan sebagai cara untuk menyaring udara kotor yang ada di dalam maupun lingkungan yang ada di sekitar rumah Anda.

Dalam hal ini cukup banyak jenis tanaman hias yang bisa Anda tanam baik di dalam maupun di luar rumah. Di bawah ini adalah beberapa jenis tanaman hias yang dikenal akan kemampuannya menyerap racun yang ada di udara.

    • Bunga Krisan (Crysanthemum)
      Bunga Krisan atau Seruni ini dikenal mampu menyerap berbagai zat berbahaya yang ada di udara, seperti Benzena, Formalin/Formaldehyde, Xylene, dan Amonia.
    • Lidah Mertua (Sanseviera)
      Berdasarkan penelitian yang dilakukan NASA pada tahun 1999, Lidah Mertua ini bisa menyerap racun seperti Benzena, Formalin/Formaldehyde, dan Trikhloroetana.
    • Bunga Peace Lily (Spathiphyllum)
      Bunga Peace Lily dikenal mampu menyerap zat-zat berbahaya seperti Formalin/Formaldehyde, Toluena, Trichloroethylene, dan Xilena.
  • Palem Bambu (Chamaedorea Sefrizii)
    Palem Bambu dikenal akan kemampuannya menyerap polutan yang keluar dari cat rumah seperti Formalin/Formaldehyde, Benzena, dan Trichloroethylene.
  • Palem Kuning (Chrysalidocarpus)
    Pelem kuning dikenal cukup ampuh dalam menghilangkan Formalin/Formaldehyde, Benzena, dan Karbondioksida yang ada di dalam udara.

Itulah beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan agar rumah sehat untuk para penghuninya. Dan penting untuk selalu diingat bahwa rumah sehat adalah salah satu faktor utama agar para penghuninya selalu dalam keadaan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *